How tall are you

Berbicara soal tinggi, saya kini sedang dilanda dilema mengenai tinggi badan. Tahu mengapa? Karena saya merasa diri saya kurang tinggi. 1 cm yang saya harapkan datang pada saya dalam penantian saya selama 2 tahun belakangan ini ternyata tidak muncul. Hiks, It’s make me so sad. Sebenarnya saya harusnya bisa bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki sekarang, tapi memang dasarnya manusia yang selalu tidak bisa merasa puas. Kayaknya kata puas itu berada sangat jauh dari pelupuk mata kita sebagai manusia.

Saat SD saya habiskan dengan menyisihkan waktu untuk berlatih renang dengan guru Penjaskes saya (Pak Ibnu, namanya. Apa dia masih mengenal saya yang sudah tumbuh dewasa ini ya?) yang ditemani pula dengan teman saya, Carolina. Begitu masa SD berlalu, SMP pun dijajaki. Saya habiskan dengan kecintaan saya (yang begitu tiba-tiba karena pengaruh drama yang ada saat itu, MVP Lover) terhadap basket. Tapi masa itu pun tidak berlangsung lama sehingga saat saya menempati tingkat ke 11 atau kelas 2 SMA, saya tidak memiliki minat apapun kecuali… majalah. Saya yang mulai beranjak remaja sudah agak mulai mencintai majalah. Dan hal itulah yang membuat saya merasa, “saya butuh tinggi badan yang lebih tinggi lagi dari ini.” Saya melakukan berbagai kegiatan dan dibantu juga dengan minum susu remaja berkalsium tinggi dan mengkonsumsi vitamin kalsium demi tinggi badan yang bertambah (1 cm saja bisa membuat saya menangis bahagia, saat itu aku berpikir). Tapi toh nyatanya sampai detik ini, di saat saya hampir menjalani semester 5 perkuliahan, tinggi yang saya inginkan tidak kunjung-kunjung hadir. Tadi pagi saya kembali mengukur, karena lantaran saya selalu tidak percaya saya terus menerus mengulangnya bahkan dibantu dengan sebuah buku. Haha. So funny, I must be really ambitious this morning. Dibantu dengan buku desain kemasan ini saya pun akhirnya pelan-pelan harus percaya dengan tinggi saya. Buku ini sangat membantu saya memberikan patokan di dinding untuk mengukur seberapa tinggi saya.

Berdiskusi mengenai tinggi badan dengan teman saya, saya berbincang dengan yang namanya Erwin. Berbeda jurusan dengan saya tidak menjadi tembok penghalang pertemanan (I guess everyone agree about it). Ia pun memberikan statement yang membuat saya merasa begitu… menyesal. Oh my… tinggi tubuhnya meningkat karena ditopang dengan minum Scot. What?!?!? That is what my father always bought for me and I always avoid to eat it because I think it will make my passion for food increased. Langsung deg, gila gue shock banget. Apalagi dengan ditambah faktor usia yang (kemungkinan) tidak akan bertambah setelah dewasa ini. Sepertinya impianku untuk menjadi seperti ini (di bawah) akan sangat jauh untuk digapai. Tapi sepertinya tinggi saya yang segini inilah yang harusnya membuat saya begitu merasa bersyukur. Oke, mulai saat ini aku tidak akan terlalu complain dengan hal ini. This is who I am, this is what I am.

Postur tinggi dan ideal adalah impian hampir semua wanita karena dianggap akan lebih menonjolkan sisi elegan, anggun, dan cantiknya sosok Hawa itu. Maka tak jarang kan, apabila kita melihat banyak wanita berkejar-kejaran dengan program diet dan tak jarang melakukan berbagai tindakan tambahan (yang belum tentu benar) demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Saya juga begitu, tapi belum sampai tingkat extreme, hehe… Karena saat ini saya sudah merasa enough dan lebih ingin menunjang kesehatan tubuh diri sendiri karena diri kita begitu berharga.

Tapi satu hal yang menjadi topik baru dalam kamus belajar saya adalah lebih percaya diri (lagi). Believe in yourself. Dengan percaya pada dirimu sendiri, itulah kunci kekuatanmu. Apabila keinginanmu tidak tercapai, bukan berarti kamu tak layak untuk mendapatkan atau berharap menjadi seperti keinginanmu. Percaya saja, yang ada dan terjadi padamu sekarang adalah jalan yang terbaik untukmu. Percaya diri adalah kunci di mana kamu bisa membuka kesuksesan suatu saat nanti. Berdiri tegak dan pandanglah dengan optimis masa depanmu, dan yakinlah jalan di depanmu ini akan mengantarkanmu pada dunia yang kau harapkan asalkan kamu berusaha keras untuk menggapainya. Because believe is the key of success.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: