You should understand (me)!

Teman kita, adalah seseorang yang  mengerti kita. Semakin dekat hubungan yang terjalin, semakin dekat juga orang itu kita sebut “SAHABAT“. Oke, sahabat adalah orang yang paling mengerti kita. Tapi apakah hanya itu? Bukankah itu terkesan dangkal?

Teman atau sahabat akan selalu (dominan) untuk dijadikan tempat pencurahan segala keluh-kesah kita, walau kita sebenarnya tidak selalu berharap masalah kita akan diselesaikan olehnya, karena kita lebih butuh didengarkan dan yang pasti tulus mendengarkan juga.

Tapi bagaimana bila masalah (dianggap) selalu datang menghampiri? Ingin selalu ditanyakan, “Masalah apa yang sedang anda hadapi hari ini?” Hello guys, semakin hari umur kita semakin bertambah, tak perlu menunggu untuk ditanyakan orang yang didengarkan… kenapa sih, tidak mencoba untuk mencari akarnya di mana dan mencoba menyelesaikannya dengan dewasa? Kenapa selalu ingin ditanyakan dan menunggu orang lain yang melakukan aksi dan hanya anda yang berhak mendapatkan reaksi?

Well, sahabat adalah orang yang mengerti tentang peringai kita tapi

you should know something cool, hanya andalah yang paling mengerti diri anda sendiri.

Masalah pasti akan selalu ada, karena hidup takkan semulus jalan tol dan memang sudah seharusnya akar masalah tersebut anda bisa sadari.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: